Hunchentoot: standalone vs. mod_lisp


Tulisan ini meralat tulisanku di sini tentang mengapa tidak menggunakan mod_lisp untuk menghubungkan Hunchentoot dengan Apache. Setelah membaca-baca lagi spesifikasi dan cara penggunaan Hunchentoot, sekaligus baca-baca mailing list tbnl-devel, aku meralat alasanku dan menemukan alasan-alasan yang lebih kuat dan logis:

  1. Menggunakan mod_lisp tidak membuat Hunchentoot dan Apache harus dipasang pada mesin yang sama. Dengan memberikan setting yang tepat pada konfigurasi Apache (httpd.conf), kita bisa menggunakan mod_lisp untuk membuat Apache bekerja bersama dengan Hunchentoot yang dipasang pada mesin yang berbeda. Dengan demikian alasan tidak menggunakan mod_lisp untuk mengantisipasi Hunchentoot yang akan dipasang pada mesin yang berbeda dengan Apache tidak lagi relevan.
  2. Kemampuan Hunchentoot menggunakan mod_lisp sebagai perantara untuk bekerja bersama dengan Apache kemungkinan besar akan dihilangkan. Ini dilakukan untuk menyederhanakan code base Hunchentoot dan dengan demikian mempermudah proses debugging. Selain itu, Hunchentoot akan dikembangkan menjadi full-fledged, full-featured, standalone web server. Dengan demikian penggunaan mod_lisp menjadi tidak strategis.
Advertisements


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s