debat sinetron dan karakter bangsa


setelah baca blog seseorang tentang dunia sinetron dan karakter bangsa, aku sadar, ternyata ini topik yang sangat… membingungkan!!! wakakaka…

di tulisannya, si Lucky (or whoever he is, i don’t know the guy anyway) menjelaskan beberapa premis yang ringkasan kasarnya sebagai berikut:
1. kaum menengah ke atas dan intelektual sering mengkritik sinetron-sinetron yang kurang (tidak) bermutu
2. kaum kelas bawah (mainstream populasi indonesia) menggemari sinetron indonesia
3. rating dan selera pasar mendikte apa yang diproduksi oleh Raam Punjabi dan kru-nya
4. kritik dan opini kaum terpelajar hanyalah wajah dari karakter bangsa indonesia. sedangkan jiwanya terletak di kalangan bawah yang "kurang cerdas".
5. karakter bangsa indonesia tercermin dari sinetron yang digemari kalangan bawah, yaitu: kekerasan, kejahatan, balas dendam, kesedihan berlebih, alam gaib, dan lain-lain kekonyolan

dari premis-premis tersebut, muncul keinginan untuk memperbaiki kualitas karakter bangsa. lalu muncul skenario berikut:
1. kualitas pendidikan nasional diperbaiki
2. populasi kelas menengah dan kaum intelektual meningkat
3. kritik dan opini kelas menengah dan kaum intelektual bukan lagi sekadar wajah, namun menjadi representasi karakter bangsa
4. produsen (Raam Punjabi dkk.) akan bereaksi dan mengubah content sinetron untuk mengakomodasi selera kelas menengah dan kaum intelektual

tapi kenyataannya tidak semudah itu, kan?

lalu muncul juga pendapat yang agak berbeda dari tanggapan terhadap tulisannya, dan mengajukan premis-premis berikut:
1. kelas menengah-atas dan kaum intelektual tidak bisa memahami kalangan bawah
2. kelas bawah tidak bisa memahami sinetron "cerdas" bukan karena mereka tidak cerdas, tetapi karena sinetron-sinetron "cerdas" itu berasal dari "dunia lain", yaitu dunia kaum intelektual
3. pemaksaan dengan memunculkan hiburan "cerdas" justru merupakan kemunduran
4. justru kelas menengah-atas dan kaum intelektual yang harus "maju" (mundur?), berusaha memahami budaya kelas bawah dan menjadi bagian darinya

bingung kan? aku juga ni, wakakaka…

lalu, apa yang sebenarnya harus kita lakukan? haruskah kita berusaha mengangkat kecerdasan mayoritas populasi kita? atau haruskah minoritas mengalah dan merelakan diri turun untuk bergabung dengan mayoritas?

menurutku pribadi sih, sebenarnya yang jadi masalah kan cara pandang, paradigma, atau apapun itu namanya. dan cara pandang mayoritas masyarakat kita masih "ndeso" (maaf). bahkan sampai pejabat pun masih banyak yang menampakkan perilaku "ndeso". jadi, kita harus mengusahakan perubahan paradigma, menuju kebudayaan yang lebih "cerdas". jadi, langkah majunya adalah perbaikan kualitas pendidikan kita. pemberdayaan kelas menengah-atas dan kaum intelektual bukan semata bertujuan meningkatkan kualitas karakter dan citra bangsa, tapi juga harus ditujukan untuk perbaikan kualitas kehidupan itu sendiri.

mungkin kelas menengah-atas dan kaum intelektual jadi terkesan "memperkosa" masyarakat kelas bawah, tapi kalau melihat alternatif kedua (kelas menengah-atas yang harus turun) masak iya sih, kita mau terus-terusan bodoh?

hhh… susah jadi manusia… wakakaka…

oiya, tentang sinetron Dunia Tanpa Koma yang dibahas di atas, sekadar informasi saja, sinetron ini mendapat kritik dari komunitas jurnalistik. karena menurut mereka penampakan fisik para pemainnya kurang realistik. terlalu rapi, begitu kata mereka. ga tau lah… aku juga bukan jurnalis…

Advertisements

2 Comments on “debat sinetron dan karakter bangsa”

  1. Aprilia says:

    aku bukan penggemar DTK sih, but at least they have their original story kan? ga cuma niru2 gitu…

  2. bayisehat says:

    hehe… no offense ya Lia, aku cuma menyampaikan kritik dari temen-temenku. mereka kaya’nya bener-bener nggak sreg sama penampilan fisik orang-orang DTK… tau deh, aku juga gak pernah nonton, xixixi…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s