Killing Herself Softly…

Friday, 30 May 2008 at 13:45 (Circle of Life, Disconcerting)

Sudah beberapa bulan terakhir ini aku mengamati web page seseorang. Sudah sejak hampir setahun yang lalu *kalo ga salah* isi profilnya adalah tentang kesedihan, kesepian, keputusasaan. Memang sih, waktu itu dia putus sama cowoknya. Understandable, kalau dia sedihnya 2-3 minggu, mentok-mentoknya 2 bulan lah. Seberapa cepat seseorang bisa recover dari kesedihan semacam itu sangat tergantung pada mental attitude yang bersangkutan. Aku sendiri menganggap diri bukan orang yang bisa recover dengan cepat, tapi toh akupun nggak sampe setahun. Tepatnya sekitar 4 bulan. Tapi ini, hampir setahun?

Tapi apa daya, aku sekarang tidak dalam posisi menanyakan, ngaruhke, atau apapun. Karena terakhir kali aku melakukan itu, aku dianggap terlalu memasuki wilayah pribadi. Kuakui waktu itu aku agak sok tau dan sok bijak, tapi sebenarnya niatku baik. Dan sekarang aku hanya bisa membaca dan membaca lagi tulisan-tulisan dia di web page dia, bertanya-tanya kapan kesedihan yang “dipiaranya” akan berakhir…

In my opinion, she’s killing herself softly. Setia pada pasangan harus, setia pada mantan sampai batas tertentu boleh lah, tapi apa gunanya bersedih karena ditinggalkan seseorang? Karena kebahagiaan seharusnya tidak tergantung orang lain, tapi tergantung bagaimana kita menyikapi hidup.

If you want to be happy, then you will be happy.
If you feel you’re sad, then you really are sad.
If you think you’re useless, you are indeed useless.
What you think about yourself is what you will become, so think positive!

Permalink Leave a Comment

Pro dan Kontra Merokok…

Thursday, 29 May 2008 at 14:51 (Imparticular)

Gara-gara dia datang siang ini dan ngomong-ngomong soal rokok, aku jadi ingat pembicaraan kami dulu waktu masih pacaran:

S: Mbok berhenti ngrokok to, kan nggak baik buat kesehatan.
K: Iya deh, tapi pelan-pelan ya, nggak langsung berhenti.
S: Wuu… alesan wae. Berhenti ya berhenti aja.
K: *melempar bungkus rokok ke tempat sampah* Ya wis mandeg wis.
S: Eh, tapi aku suka lho liat kamu ngrokok. Jadi keliatan cowok banget gitu. Keren. Hehehe…
K: *beranjak ke tempat sampah* Lho, ya wis kalo gitu berarti aku ngrokok lagi?
S: Ya jangan!
K: *duduk lagi* Ya wis berhenti.
S: Tapi kamu keliatan lebih keren kalo lagi ngrokok.
K: Piye to iki… #^&$^#$&#^@…
S: … v(^_^)v *mesam-mesem nggak jelas*

Hahaha…

Permalink 2 Comments

Siyals!

Monday, 26 May 2008 at 0:55 (Disconcerting, Imparticular)

my poor hard disk driveSudah hampir 1 jam ini aku berusaha menata hard disk yang sudah hampir kelewat penuh… Pindah film ini dari situ ke sana dan sebagainya, hapus ini dan hapus itu yang nggak perlu perlu. Menelusuri hidden file di home folder-ku, habis itu masih cari-cari di tempat-tempat lain, habis itu masih uninstall macem-macem barang yang nggak perlu. Kok ya masih mengenaskan ya… Aku putuskan burn 1 DVD buat meringankan beban. Alhasil, hampir 40% data di /dev/sda6 bisa dihapus dengan aman. Paling nggak itulah yang kupikirkan.

Tapi apa yang terjadi? Ternyata miniseri Band of Brothers yang sudah aku download 3 seri (sekitar 2.1GB) ikut terhapus. Kapan terhapusnya? Entah! Kok bisa? Méné ké téhé…

Yah… download lagi deh… Mending kalo koneksiku mumpuni, kalo cuma dapet stabil 13an kbps mau selesai kapan coba… Padahal total ada 10 seri, masing-masing sekitar 700MB, berarti kan 7000MB ato 6 koma sekian GB…

Sekali lagi… SIYALS!!!

Permalink Leave a Comment

Protes…

Friday, 23 May 2008 at 4:26 (Disconcerting)

Pernahkah terbayang gimana rasanya ketika kita bahagia, tapi kita “tertawa di atas penderitaan orang lain”? Bukan sekadar menertawakan teman yang disetrap gara-gara telat masuk kelas. Bukan juga menertawakan orang yang menderita bukan karena kita. Memang kita harus mengejar kebahagiaan kita, kita harus memperjuangkan mimpi-mimpi kita, tapi pantaskah kita berbangga hati dengan pencapaian kita sementara kita tahu ada orang lain yang menderita karena kita? Pantaskah itu dibicarakan keras-keras? Aku tidak nyaman dengan situasi seperti itu. Yah, mungkin karena pihak yang berbahagia tadi tidak melihat sendiri, dengan mata kepalanya sendiri, bagaimana kacaunya pihak yang menderita itu.

Kebiasaan orang-orang yang sedang terlena oleh kebahagiaan: lupa bahwa di balik kebahagiaan sering kali ada penderitaan. Ahh… aku pun tidak sebaik itu. Dulu aku pun seperti itu, dan sekarang tidak lagi seperti itu karena memang tidak ada situasi yang memicu menjadi seperti itu. Semoga kelak ketika aku meraih kebahagiaanku aku tidak lupa diri…

Hal lain yang cukup menganggu, menganggap diri tidak penting… benarkah? Ketika kita menganggap diri tidak penting kita benar-benar akan menjadi tidak penting dan akhirnya benar-benar sia-sia. Bukankah meskipun kita tampak tidak penting kita tetap harus mengusahakan sesuatu? Karena setiap orang punya bagiannya sendiri-sendiri.

Satu lagi yang menganggu. Terlalu banyak protes. Contohnya: aku. Ini diprotes, itu diprotes. Biarlah, aku memang sedang ingin berkeluh kesah. Karena apa yang aku lihat tidak menyenangkan di mata dan di hati. Cukup mengganggu…

Permalink Leave a Comment

Going Ubuntu

Friday, 23 May 2008 at 0:46 (Imparticular)

Setelah mengalami trauma yang cukup menganggu, akhirnya aku memberanikan diri install ulang Ubuntu Gutsy Gibbon, dan kali ini langsung di-upgrade jadi Hardy Heron. Hasilnya? Ciamik euy! Memang rasanya beda banget dibandingin pake Windows, apalagi buat aku yang *control-freak* dan *settings-junkie*, sering kali aku jadi *cupu* kalo mau ganti-ganti setting ini itu, tapi overall T.O.P. dah!

Sekedar info tambahan, hardware-ku Acer Aspire 4310. WiFi bawaan Atheros 5007EG, yang driver bawaannya dari Acer sendiri sering nggak cocok…

Langkah-langkah installnya (spesifik untuk keperluanku) seperti berikut ini. Catatan: semua perintah di console berasumsi bahwa sebelumnya sudah melakukan sudo su -.

  1. Untuk memastikan bisa upgrade dan install ini itu dengan lancar, pastikan ada koneksi internet yang bisa diakses via LAN. Caraku: “merampas” laptop temen untuk dijadikan gateway sementara.
  2. Install Ubuntu Gutsy Gibbon (7.10) dari Live CD. Sebenernya bisa langsung pake Ubuntu Hardy Heron (8.04), tapi karena kesalahan teknis pada DVD-Writer di laptop, aku pake CD yang sudah ada: Gutsy Gibbon.
  3. Supaya proses instalasi bisa lebih lancar, install dulu driver-driver untuk konektivitas WiFi:
    Untuk WiFi adapter bawaan Acer (Atheros 5007EG):
    - apt-get install build-essential
    - Download madwifi-ng-r2756+ar5007.tar.gz dari madwifi.org
    - Extract dan masuk ke direktori hasil extract dengan console
    - make
    - make install
    - modprobe ath_pci
    Untuk WiFi adapter tambahan (buat akses internet nebeng tower tetangga, SMCWUSB-G):
    - Download ndiswrapper terbaru dari http://sourceforge.net/projects/ndiswrapper
    - Extract dan masuk ke direktori hasil extract dengan console
    - make distclean
    - make
    - make install
    - Cari driver SMC Wireles USB Adapter SMCWUSB-G yang versi Windows
    - Cari dan copy SMCWGUXP.sys dan SMCWGU.inf dari paket driver tadi ke suatu tempat buat installnya (misal home directory)
    - ndiswrapper -i [full-path]/filename.inf
    - ndiswrapper -l –> memastikan driver terinstall dengan benar
    - Sambungkan adapternya
    - lsusb –> perhatikan bahwa USB device sudah ada dalam daftar (jika perlu catat ID-nya, misalnya 058f:9254)
    - depmod -a
    - modprobe ndiswrapper
    - tail /var/log/messages –> cek apakah ada error message, jika tidak ada maka instalasi beres
    - Klik di icon Wireless Network Configuration di panel kanan atas. Cari device yang baru saja diinstall tadi. Jika belum ada, tunggu beberapa saat dan cek lagi. Jika perlu, cek dengan iwconfig di console, harusnya device itu sudah ada di daftar.
  4. Update via APT. Sebelum melakukan update, ganti dulu repo Gutsy dengan repo Hardy. Caraku, gedit /etc/apt/sources.list lalu tambahkan repo di akhir file sebagai berikut:
    ## REPOSITORY UTAMA
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy main restricted universe multiverse
    deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy main restricted universe multiverse
    
    ## INI UNTUK MAJOR BUG FIX UPDATES
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-updates main restricted universe multiverse
    deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-updates main restricted universe multiverse
    
    ## INI UNTUK UBUNTU SECURITY UPDATES
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-security main restricted universe multiverse
    deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-security main restricted universe multiverse
    
    ## proposed
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-proposed main restricted universe multiverse
    deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-proposed main restricted universe multiverse
    
    ## backports
    #deb http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-backports main restricted universe multiverse
    #deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu hardy-backports main restricted universe multiverse
    deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu/ hardy multiverse restricted universe main

    Setelah itu, apt-get dist-upgrade dan kalo apt tanya-tanya macem-macem diiyakan saja. Tahap ini agak lama karena butuh download macem-macem dari repo, totalnya bisa hampir 1GB (bahkan bisa lebih! *sweat*) untuk upgrade dari Gutsy ke Hardy. Makanya lebih enak kalo dari awal pake Live CD yang Hardy.

  5. Pastikan driver VGA sudah terinstal dengan benar. Tahap ini perlu untuk memastikan alat-alat cuci mata yang akan diinstall untuk desktop nanti bisa optimal. Caraku: apt-get install libgl1-mesa-dev libgl1-mesa-glx libgl1-mesa-dri. Tambahan info, hasil lspci | grep VGA –> 00:02.0 VGA compatible controller: Intel Corporation Mobile 945GM/GMS, 943/940GML Express Integrated Graphics Controller (rev 03).
  6. Setelah itu, aku pilih install alat-alat cuci mata dulu. Dalam hal ini CompizFusion. Caraku: apt-get install compizconfig-settings-manager. Setelah itu, bisa setting macem-macem efek di desktop dengan masuk ke menu System -> Preferences -> Advanced Desktop Effects Settings. Karena suka pake dock seperti di MacOS, aku sekalian install Avant Window Manager dengan apt-get install avant-window-manager. Selain itu, aku juga install macem-macem GDM Theme dan GTK Metacity Theme dari www.gnome-look.net.
  7. Untuk hiburan audio visual, perlu install macem-macem codec yang diperlukan. Cara simpel: coba buka mp3 dan/atau film-film dalam format apapun. Jika player-nya protes minta download codec, turuti saja. Cara lain buat yang *lebih* peduli codec apa saja yang diinstall:
    - System -> Administration -> Synaptics Package Manager
    - Search Gstreamer plugins, install apa yang dianggap perlu
    Media player yang aku pake adalah VLC untuk video dan Amarok untuk audio.
  8. Aplikasi-aplikasi tambahan yang aku gunakan sementara ini:
    - Thunderbird, buat kirim-kirim email yang bukan spam
    - Pidgin, gantinya YM di Ubuntu
    - Deluge BitTorrent Client, buat download barang-barang nggak jelas (biasanya barang-barang *haram*)
    - Nero Linux, karena Brasero *katanya* menyebalkan kalo dipake burn DVD
    - WINE, buat instal aplikasi Windows yang aneh-aneh
    - Crossover, buat instal Microsoft Office 2003 (OO.org boleh juga, tapi aku masih lebih nyaman pake MSO) dan Dreamweaver MX
    - Anjuta, IDE buat bikin-bikin program. Syntax highlighting, indentation guide, dan code folding-nya sangat membantu.

Sip dah! Semua sudah terinstall dan enak digunakan, tapi buat aku ini masih kurang lengkap. Karena ini laptop mau dipake untuk mengerjakan (baca: menyelesaikan) skripsi, maka perlu ada tambahan-tambahan berikut:

  1. Install Linux-Apache-PHP-MySQL (LAMP) dengan tambahan modul PECL-HTTP:
    - apt-get install ssh mysql-server-5.0 apache2 php5 libapache2-mod-php5
    - /etc/init.d/apache2 restart
    - apt-get install phpmyadmin
    - apt-get install php5-dev php-pear libcurl4-gnutls-dev pecl_http
    - pecl install pecl_http
    - gedit /etc/php5/apache2/php.ini –> tambahkan extension=http.so pada akhir file
    - /etc/init.d/apache2 restart
  2. Untuk lebih memudahkan editing, aku memindah web root folder dari /var/www ke home folderku. Caranya:
    - cd /etc/apache2/sites-available/
    - cp default [your_user_name]
    - gedit joliet –> edit setting webmaster email address dan root folder sesuai keinginan
    - a2ensite [your_user_name]
    - /etc/init.d/apache2 restart
  3. Install SBCL dan tetek bengek lainnya: apt-get install sbcl cl-sql cl-sql-mysql cl-who cl-hunchentoot.

Oke dah, semua sudah siap digunakan. Sekarang, waktunya mengerjakan skripsi *hiks*…

Permalink Leave a Comment

Terperangkap

Wednesday, 21 May 2008 at 0:24 (Broken Promises)

Pernahkah melihat atlet yang terobsesi dengan prestasi?
Atau usahawan yang hidup untuk mengejar keuntungan?
Atau anak jalanan yang setiap hari berjuang untuk hidup?
Adakah persamaannya?

Ajaklah mereka bicara, pandanglah mata mereka
Adakah dirimu di dalam sinar mata mereka?
Tidak! Tidak ada sama sekali!
Yang ada adalah obsesi mereka
Buta terhadap apapun kecuali satu hal
Bahkan ketika — seolah — mereka sadar
Berusaha memahami dunia di luar obsesinya
Simaklah dengan cermat
Obsesi itu… mungkin tidak tampak, tapi tetap ada!

Mimpi itu penting
Tidak punya mimpi berarti tidak punya harapan dan cita-cita
Tapi jangan sampai terpenjara dalam mimpi yang seolah nyata
Dan menjadikan dunia nyata seperti mimpi… tidak lagi nyata

Permalink Leave a Comment

It’s Not About Me, It’s About You

Sunday, 18 May 2008 at 8:32 (Broken Promises)

Sadarkah dirimu?
Apa yang kulakukan; itu bukan karena aku
Tapi karena kamu dan untuk kamu

Bagaimana mungkin aku bisa menjadi aku
Bagaimana mungkin aku ada untukmu
Bagaimana mungkin kamu memahami dunia
Jika duniamu hanya sebesar ruang terbesar di hatimu
Pun ketika dudukku di depanmu — bukan di sampingmu
Tidak tampakkah diriku?
Karena aku tidak hampa, aku bukan hantu; aku ada!

Satu hal yang aku minta — jika aku memang sahabatmu
Sebelum terujar dan tertulis segala sesuatu, lihatlah mataku
Lihatlah aku; lihatlah hatiku!
Dan bertanyalah pada dirimu sendiri, bukan padaku
Pantaskah? Baikkah? Bolehkah?

Aku akan tetap ada untukmu ketika kamu terluka
Aku akan tetap duduk di depanmu ketika kamu memintaku
Tapi aku tidak akan ada ketika kamu kembali bersembunyi di balik hatimu
Karena di situ tidak ada ruang untukku; atau untuk orang lain
Aku — dan siapapun juga — tidak akan masuk
Jika aku tau di dalam tidak ada ruang untukku

Sekali lagi, ini bukan tentang aku, tapi demi kebaikanmu sendiri
Jangan batasi dirimu sendiri dengan apa yang kamu anggap benar

Permalink Leave a Comment

Because of You

Wednesday, 14 May 2008 at 14:37 (Broken Promises)

I will not make the same mistakes that you did
I will not let myself cause my heart so much misery
I will not break the way you did; you fell so hard
I learned the hard way, to never let it get that far

Because of you I never stray too far from the sidewalk
Because of you I learned to play on the safe side so I don’t get hurt
Because of you I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you I am afraid

I lose my way and it’s not too long before you point it out
I cannot cry because I know that’s weakness in your eyes
I’m forced to fake a smile, a laugh every day of my life
My heart can’t possibly break when it wasn’t even whole to start with

Because of you I never stray too far from the sidewalk
Because of you I learned to play on the safe side so I don’t get hurt
Because of you I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you I am afraid

I watched you die, I heard you cry, every night in your sleep
I was so young, you should have known better than to lean on me
You never thought of anyone else, you just saw your pain
And now I cry in the middle of the night over the same damn thing

Because of you I never stray too far from the sidewalk
Because of you I learned to play on the safe side so I don’t get hurt
Because of you I tried my hardest just to forget everything
Because of you I don’t know how to let anyone else in
Because of you I’m ashamed of my life because it’s empty
Because of you I am afraid

Because of you

Because of You – Kelly Clarkson
Because it’s a beautiful song…

Permalink Leave a Comment

Stand Up and Fight!

Wednesday, 14 May 2008 at 0:54 (Clean Start, Fight For May!)

Setelah mendengarkan dua sahabatku melacur (melakukan curhat – red.) beberapa jam yang lalu, aku jadi ingat satu hal yang penting.

Never depend on anyone unless you had stood up and fought with your bare hands.

Jangan pernah bergantung pada orang lain sebelum mencoba dan berjuang, kalau perlu “bertarung dengan tangan kosong” sekalipun. Seperti orang bilang:

What doesn’t kill you makes you stronger.

Tetapi di sisi lain, jangan pula beranggapan bahwa kemampuan diri akan menyelesaikan segalanya, karena kesombongan dan gengsi hanya ilusi yang menyesatkan. Berusaha dengan kemampuan diri perlu dan harus. Namun bila diri memang tidak mampu, harus tetap berbesar hati mau meminta bantuan.

Sesakit apapun, sepahit apapun, sesulit apapun, jangan pernah menyerah apabila belum mencoba dengan sekuat tenaga, dengan segenap usaha, dengan seluruh kemampuan. Karena mimpi hanya sekedar mimpi apabila tidak diusahakan, dikejar, dan diperjuangkan. Setiap hari adalah perang melawan kemalasan, ketergantungan, dan keputusasaan.

Aku pikir aku tidak akan kalah, tapi optimisme belaka bukanlah jaminan keberhasilan. Di sisi lain, dalam kegagalan sekalipun aku akan meraih pengalaman yang berharga: penguatan diri yang berproses seiring dengan luka dan kepahitan yang terjadi.

Terima kasih Tuhan, untuk semua kegagalanku, untuk semua kepahitan yang aku alami, untuk semua kesukaran yang aku hadapi. Aku tidak meminta jalan yang mudah dan lurus. Jika Engkau menghendaki, biarlah jalan itu berkelok-kelok, berlubang-lubang, terjal, bahkan menyesatkan. Yang aku minta adalah kekuatan untuk menghadapi itu, karena aku yakin di ujung jalan itu adalah rencanaMu yang terbaik, dan bersamaMu aku tahu aku tidak akan tersesat.

Stand up and fight!!!

Permalink Leave a Comment

Faith?

Tuesday, 13 May 2008 at 10:51 (Broken Promises)

So what’d you think I would say?
No you can’t run away, no you can’t run away

I never wanted to say this
You never wanted to stay
I put my faith in you, so much faith
And then you just threw it away
You threw it away

For A Pessimist, I’m Pretty Optimistic – Paramore
Faith, anyone?

Permalink Leave a Comment

Next page »