happy new year!
selamat tinggal 2006
selamat datang 2007
happy new year, everyone!
HAPPY new year!
happy?
no
not very happy
not happy
unhappy
a bit sad, actually
well… not just a bit…
kinda… sad…
really sad
very sad…
devastated!
the end
it is decided. the year is ending soon. and so are we. god help her through this…
masih tentang sinetron
akhirnya beberapa hari yang lalu aku nonton buku harian nayla. bukannya pengen tau ceritanya (udah tau kalee!) ato pengen liat sebagus apa tiruannya yang versi indonesia (jelas jelek lah!), tapi pengen liat opening dan endingnya. pengen tau, orang-orang sinemart pada punya hati nggak buat ngasih tau ke publik bahwa itu kisah nyata yang diadaptasi, dicontek.
hasilnya: mengecewakan!
malah ada disclaimer yang bunyinya kira-kira gini:
cerita dan semua nama tokoh dan tempat di dalam sinetron ini adalah fiktif belaka. kesamaan nama tokoh/tempat dan kejadian-kejadian di dalamnya merupakan kebetulan semata.
JUANGKRIK TENAN!!!
debat sinetron dan karakter bangsa
setelah baca blog seseorang tentang dunia sinetron dan karakter bangsa, aku sadar, ternyata ini topik yang sangat… membingungkan!!! wakakaka…
di tulisannya, si Lucky (or whoever he is, i don’t know the guy anyway) menjelaskan beberapa premis yang ringkasan kasarnya sebagai berikut:
1. kaum menengah ke atas dan intelektual sering mengkritik sinetron-sinetron yang kurang (tidak) bermutu
2. kaum kelas bawah (mainstream populasi indonesia) menggemari sinetron indonesia
3. rating dan selera pasar mendikte apa yang diproduksi oleh Raam Punjabi dan kru-nya
4. kritik dan opini kaum terpelajar hanyalah wajah dari karakter bangsa indonesia. sedangkan jiwanya terletak di kalangan bawah yang "kurang cerdas".
5. karakter bangsa indonesia tercermin dari sinetron yang digemari kalangan bawah, yaitu: kekerasan, kejahatan, balas dendam, kesedihan berlebih, alam gaib, dan lain-lain kekonyolan
dari premis-premis tersebut, muncul keinginan untuk memperbaiki kualitas karakter bangsa. lalu muncul skenario berikut:
1. kualitas pendidikan nasional diperbaiki
2. populasi kelas menengah dan kaum intelektual meningkat
3. kritik dan opini kelas menengah dan kaum intelektual bukan lagi sekadar wajah, namun menjadi representasi karakter bangsa
4. produsen (Raam Punjabi dkk.) akan bereaksi dan mengubah content sinetron untuk mengakomodasi selera kelas menengah dan kaum intelektual
tapi kenyataannya tidak semudah itu, kan?
lalu muncul juga pendapat yang agak berbeda dari tanggapan terhadap tulisannya, dan mengajukan premis-premis berikut:
1. kelas menengah-atas dan kaum intelektual tidak bisa memahami kalangan bawah
2. kelas bawah tidak bisa memahami sinetron "cerdas" bukan karena mereka tidak cerdas, tetapi karena sinetron-sinetron "cerdas" itu berasal dari "dunia lain", yaitu dunia kaum intelektual
3. pemaksaan dengan memunculkan hiburan "cerdas" justru merupakan kemunduran
4. justru kelas menengah-atas dan kaum intelektual yang harus "maju" (mundur?), berusaha memahami budaya kelas bawah dan menjadi bagian darinya
bingung kan? aku juga ni, wakakaka…
lalu, apa yang sebenarnya harus kita lakukan? haruskah kita berusaha mengangkat kecerdasan mayoritas populasi kita? atau haruskah minoritas mengalah dan merelakan diri turun untuk bergabung dengan mayoritas?
menurutku pribadi sih, sebenarnya yang jadi masalah kan cara pandang, paradigma, atau apapun itu namanya. dan cara pandang mayoritas masyarakat kita masih "ndeso" (maaf). bahkan sampai pejabat pun masih banyak yang menampakkan perilaku "ndeso". jadi, kita harus mengusahakan perubahan paradigma, menuju kebudayaan yang lebih "cerdas". jadi, langkah majunya adalah perbaikan kualitas pendidikan kita. pemberdayaan kelas menengah-atas dan kaum intelektual bukan semata bertujuan meningkatkan kualitas karakter dan citra bangsa, tapi juga harus ditujukan untuk perbaikan kualitas kehidupan itu sendiri.
mungkin kelas menengah-atas dan kaum intelektual jadi terkesan "memperkosa" masyarakat kelas bawah, tapi kalau melihat alternatif kedua (kelas menengah-atas yang harus turun) masak iya sih, kita mau terus-terusan bodoh?
hhh… susah jadi manusia… wakakaka…
oiya, tentang sinetron Dunia Tanpa Koma yang dibahas di atas, sekadar informasi saja, sinetron ini mendapat kritik dari komunitas jurnalistik. karena menurut mereka penampakan fisik para pemainnya kurang realistik. terlalu rapi, begitu kata mereka. ga tau lah… aku juga bukan jurnalis…
daftar sinetron contekan
daftar sinetron yang diaku-aku sebagai karya sendiri tapi ternyata contekan dari sinetron/film luar. diambil dari bulletin salah seorang anggota Friendster.
1. Benci Bilang Cinta (Goong / Princess Hours – korean drama)
2. Benci Jadi Cinta (My Girl – korean drama)
3. Impian Cinderella (Prince Who Turns Into Frogs – taiwan drama)
4. Cowok Impian (It Started With A Kiss – taiwan drama)
5. Putri Kembar (100% Senorita / Twins – taiwan drama)
6. Dua Hati Satu Cinta (Qin Shen Shen Yu Meng Meng / Kabut Cinta – taiwan drama)
7. Sumpeh Gue Sayang Loe (Smile Pasta – taiwan drama)
8. Kau Masih Kekasihku (At The Dolphin Bay – taiwan drama)
9. Pangeran Penggoda (Devil Beside You – taiwan drama)
10. Rahasia Pelangi (Love Apart A Moment – taiwan drama)
11. 2 Hati (Snow Angel – taiwan drama)
12. Berani Tampil Beda (Magicians of Love / Ai Qing Mo Fa Shi – taiwan drama) – apparently belon maen
13. Benar-benar cinta (Devil Beside You – taiwan drama)
14. Bukan Diriku (Anything For You – japanese drama)
15. Pengantin Remaja (My Little Bride – korean drama)
16. Bintang (HZGG – taiwan drama)
17. Pacarku Besar Sekali – ftv (My Name is Kim Sam Soon – korean drama)
18. Katakan Kau Mencintaiku (Sad Love Song – korean drama)
19. Cincin (Beautiful Days – korean drama)
20. Liontin (Glass Shoes – korean drama)
21. Wulan (Term of endearment)
22. Intan (Be Strong Geum Soon – korean drama)
23. I love you, Boss! (Bright Girl’s Success Story – korean drama)
24. Buku Harian Nayla (1 litre of tears – japanese drama)
25. Janji Jaya (My Name is Kim Sam Soon – korean drama)
26. Cinta Remaja (My Sassy Girl Choon Hyang – korean drama)
27. Darling (My Name is Kim Sam Soon – korean drama)
bravo industri perfilman indonesia!!!
lambaaat :(
ada apa ya koneksi hari ini kok lambatnya puolll??? padahal gak ada yang pake, cuma diriku dan andre, dan sama-sama donwload gak sampe 6 kbps. jadi, logikanya, yang kepake cuma sekitar 15 kbps, termasuk buat surfing dan lain-lain. lha kok bisa di MRTG keliatan semua dari 128 kbps yang ada kepake? adakah dhemit di ruangan ini yang memakai bandwidth tanpa sepengetahuan kami? ataukah si bos sedang upload sesuatu?
hubba hubba…
what’s wrong with falling down
"What’s wrong with falling down? You can always stand up again. If you
look up at the blue sky after falling down, it is stretching endlessly
and limitlessly, and it smiles at me .. I’m alive." — Kitou Aya
sleepy day…
ngantuknya diriku hari ini… huaaaaahm…
tadi malam ga bisa tidur gara-gara dah terbiasa jadi manusia kelelawar 4 hari berturut-turut. baru bisa merem jam 3 pagi, padahal jam 5 dah bangun lagi, ngebangunin Pi-chan. habis itu dah ga bisa merem lagi, bisanya cuma merem melek di atas tempat tidur…
hari ini mencoba kompresi dengan codec DivX5.2.1 pake alat AutoGK 2.26 buat Full Metal Panic Fumoffu (8 eps) dan Full Metal Panic The Second Raid (13 eps). hasilnya mengecewakan. yang Fumoffu berhasil semua, tapi nggak semua bisa dibilang "kompresi". ada yang malah jadi lebih gede beberapa puluh MB. The Second Raid bernasib lebih parah. sampe eps 5 sukses sih, dan kompresinya lumayan, turun sekitar 5 – 15 MB per eps. tapi habis itu kalo dipake kompresi lagi sampe tengah biasanya hang. jadi males…
ntar coba lagi ahhh…
oiya, on the job lagi ni. overtime lagi ni. money money money ni. wakakaka…
kapan si Mr. H bisa balik lagi, biar workforce-nya agak mendingan.
problem solved!
setelah melakukan pencarian yang panjang (baca: pendek), akhirnya Mr. W berhasil membujuk Miss N untuk menggantikan Miss L yang resign beberapa waktu lalu. akan tetapi, Miss L baru bisa melaksanan tugas setelah tanggal 23 desember 2006. a little bit more work until then, and problem is solved. mungkin aku masih newbie di sini, but what the hey, gak ada salahnya ngucapin "welcome back to the team!"
Buku Harian Nayla Palsu!!!
aku nggak habis pikir, ada apa si sebenernya dengan dunia sinetron indonesia?
aku dah pengen nulis ini sejak beberapa hari yang lalu, tapi baru ingat sekarang. gomen ne, Aya-san.
kalo ada yang suka sama sinetron di salah satu televisi swasta indonesia yang berjudul Buku Harian Nayla, jangan suka! ini adalah adaptasi tanpa ijin dari drama jepang dengan judul Ichi Rittoru no Namida (1 Litre of Tears).
sinetron Buku Harian Nayla adalah sinetron yang menghasilkan keuntungan dari kisah nyata seorang Aya Kitou, yang bener-bener hidup, yang bener-bener menderita spinocerebellar degeneration, yang bener-bener berjuang menghadapi penyakitnya sampai akhir hidupnya, dan yang memberikan inspirasi bagi begitu banyak orang lewat tulisan-tulisannya dalam buku hariannya yang diberi judul Ichi Rittoru no Namida.
tentang sinetron produksi dalam negeri yang terang-terangan menjiplak produksi luar, sudah nggak terhitung banyaknya. yang jadi masalah di sini, apa orang-orang PH-nya Buku Harian Nayla dan orang-orang RCTI yang menayangkan sinetron itu gak punya hati, gak sadar kalo ini adalah kisah nyata yang patut dihargai lebih. mereka menyia-nyiakan Aya Kitou dan perjuangannya. bener-bener nggak sopan! mendingan RCTI ngimpor aja sekalian dramanya dari jepang, ditayangkan apa adanya, dan nggak usah pake dubbing, pake terjemahan aja. dubbing indonesia bisanya cuma ngilangin suasana dan mood ceritanya.
kebayang gimana jadinya kalo kisah ini di-indonesia-kan aja udah bikin jengkel.
pasti nanti banjir air mata: memang di kisah nyatanya banyak air mata, tapi esensinya bukan di sedih-sedihan melainkan pada perjuangan Aya melawan air mata itu.
akting yang nggak bener: akting para pemeran sinetron indonesia jelek! bisanya cuma nyengir, melotot, teriak-teriak, marah-marah, nangis nggak jelas, dan adegan slow motion yang kelamaan. sama sekali nggak natural.
storyline yang belok-belok: udah dijiplak, dibelokin pula, diselipi kisah-kisah sampingan yang gak jelas dan gak mutu.
buat yang pengen tau apa sebenernya Ichi Rittoru no Namida:
Ichi Rittoru no Namida at JDorama.com
Ichi Rittoru no Namida – DramaWiki
sori kalo menyinggung pihak-pihak yang memproduksi dan menayangkan Buku Harian Nayla, tapi kali ini kalian emang bener-benern menjengkelkan!
bottom line:
Buku Harian Nayla suckz!!!
